Saturday, 9 February 2013

Onomatope'ia


(I)
(onomatopéia) pembentukan (penggunaan) kata yg bunyinya ditiru drpd bunyi alamiah spt bek, kuak, miau.

(II)
Onomatopoeia ialah pendekatan bunyi dalam karya..

kalau kat jepun ada dua jenis 'onomatapia'.. pertama. GIONGO, iaitu kata-kata yang menggambarkan suara, kedua GITAIGO, iaitu kata-kata yang digunakan untuk menggambarkan suatu action, keadaan, atau emosi.

dari maksud 'onomatapia' itu sendiri membawa maksud ((Onomatopeia adalah kata-kata yang digunakan untuk menirukan suara. Onomatopeia bisa disebut juga dengan "echoic" (menirukan bunyi) atau "imitative" (meniru). Onomatopeia dapat ditemukan di mana-mana, dalam komik, puisi, buku dongeng, iklan, sastra, web, dan lain-lain. Masing-masing negara memiliki onomatopeia yang berbeda, jadi hal ini bukanlah hal yang digunakan secara universal. Bahkan tiap daerah di masing-masing negara memiliki cara pengintepretasian yang berbeda dalam mengenal sebuah suara. sebagai contoh lagi dalam komik, sering ada sounds effect seperti "BOOM!!" untuk sesuatu yang meledak atau "Dag Dig Dug" untuk suara jantung yang sedang berdebar. Atau pada saat ada meniru suara hewan, "Meong" untuk kucing, "Mooo" untuk sapi, "Mbee" untuk kambing. Nah, itulah sebagian contoh-contoh Onomatopoeia.

Monday, 4 February 2013

Kala Rindu



Jangan Ada Benci


Andainya ada di antara kita nanti
Berubah hala serta memungkiri janji
Jangan ada benci
Suka dan duka dilalui
Jadikan kenangan di sudut hati

Andainya cita-cita tidak kesampaian
Ikatan murni terputus di pertengahan
Jangan dikesalkan
Jangan lantaran kegagalan
Kita saling berdendam saling bermusuhan

Ungkit-mengungkiti
Sakit-menyakiti
Memusnahkan diri

Kita harus tabah dan bersedia
Cekal hadapi kemungkinan yang tiba
Kadangkala yang berlaku
Di luar kemahuan kau dan aku

di sudut hati

Friday, 1 February 2013

Masih

Dalam pencarian menanti subuh
akalnya masih terbaring mencari makna
hatinya masih diam
mencari pengertian yang dalam
rupanya ...
begitu tajam takdir yang datang
dia jadi begitu menyendiri.

Wangian masih dirasa
biar bunga telah tiada.

~Angah Arie~
Seremban 010213 05:30

Monday, 28 January 2013

Salam Aidilfitri


Salam ini salam aidilfitri
ketika melihat tingkahku tanpa sedar menyakiti
biarlah aku lakarkan di sini

hari semakin pergi,
dalam menampi kasih bertaut rindu di seluasnya bendang
kadang tersadung di celah kontang
lalu seorang aku termangu di petak kecundang
hanya ada padi usang dipenuhi ilalang

maka,
di jelangnya sebenderang cahaya ini
hadir segala ria berkongsi segala rasa
menyusun jari jemari moga kembali
lena di perbaringan padi segar bugar
hingga petang sebelum malam

Salam Aidilfitri
maaf zahir dan batin

.
Nazri Yaakop (angah arie)
Di hujung pena
Seremban Negeri Sembilan DK
24082011 22:10

Friday, 18 January 2013

BAHASA KITA KIAN TUA



Bahasa kita kian tua
dilapokkan oleh suara-suara mentah
idea tanpa batasan
pandangan lama dipinggirkan.

Bahasa kita kian tua
tunas rapuh tumbuh
jadi cendawan di dataran.

Bahasa kita kian tua
tanpa pustaka yang memelihara.

Sesungguhnya
bahasa kita kian tua ...


.
Angah Arie
Seremban  300613

Alir Jernih

Malam ini kulihat titis hujan
begitu mesra membasahi bumi.

Malam ini kulihat titis hujan
bersama sepoi menjamah rasa.

Kudongak ke langit
beginikah wajah hatiku?

Alir jernih masih
dalam diri


~Angah Arie~
Seremban 180113 22:30