Sunday, 29 April 2012

Kiblat

Manusia menjadi monyet
monyet menjadi manusia
antara ada dan tiada
di manakah kita?
seorang monyet atau seekor manusia

Ini bukan kiblat laser
pakai tepuk pakai tanya
terus pandang terus kata
kiblat ini cuma hilang sejadahnya
maka lupa sujudnya

Bersandar di perbaringan malam
seorang aku melihat suasana ulang-ulang
begitu banyak garis lengkung entah berentah
menyapa dan menerjah.

.
Angah Arie
@Hujung pena, Seremban
29042012 20:50

Wednesday, 18 April 2012

Bertapak Di Jiwa Yang Luhur


Dalam kepayahan menungkik erti hidup
ada keliru yang semakin jauh
ada rindu yang semakin utuh
ada rasa yang semakin subur
berikanlah aku teduhan itu
bertapak di hati yang luhur

Perjalanan memikat cahaya, masih jauh.

.
Angah Arie
Diari Jingga Seremban
11042012 04:00

Samar

Kutiplah semula impian yang terjatuh ke longkang hanyir
basuhlah dengan pegangan dan sekelumit ingatan bernama pengajaran
lalu bersandarkah di bahu yang telah hilang
di balik cahaya tu, masih berwajah bayang.

Cinta air dan api
memilih kanan atau kiri.

Samar
kitakah masih di tengah-tengah
menikmati.

.
Angah Arie
@hujung pena, Seremban
22042012 22:00

Wednesday, 11 April 2012

Bertapak Di Jiwa Yang Luhur

Dalam kepayahan menungkik erti hidup
ada keliru yang semakin jauh
ada rindu yang semakin utuh
ada rasa yang semakin subur
berikanlah aku teduhan itu
bertapak di hati yang luhur

Perjalanan memikat cahaya, masih jauh.

.
Angah Arie
Diari Jingga Seremban
11042012 04:00

Tuesday, 27 March 2012

Anjing-Anjing Itu "Gong-gong"


Anjing-anjing itu telah 'gong-gong'
melahirkan juta rasa yang loya
di sisi malam bertemankan bulan miang
dan sang pungguk berlagak tenang
persis pendita kadim yang lugut
melayarkan bahasa berjiwa-jiwa
kononnya bulan akan jatuh ke riba

dan anjing-anjing itu terus 'gong-gong'
semakin amarah, semakin lawwamah
sedang bulan semakin jarang ditutup awan
maka terserlahkah kecantikan?
atau kejengkelan?
tidak siapa memperduli
suara-suara itu bersendiri

dan anjing-anjing itu masih 'gong-gong'
masih menyalak pada bulan
masih menyalak pada pungguk
yang tidak jemu berangan
membina pengaruh di pohon berdaki
banyak jiwa yang tak punya isi.

Anjing-anjing itu tetap 'gong-gong'
selagi ada lorong ....

.
Angah Arie
Sengal , Seremban N9
270312 06:00

Friday, 23 March 2012

Sekali Ini

Ke mana menghilang
wiramamu yang berkumandang
mendendangkan syair puisi
bersama lagu-laguanmu
membimbit rasa pilu

Manakah wajahmu
melukis bayangan suria
senyuman bersilang seloka
bersama manja-manjaanmu
membimbit rasa rindu

Angin malam
memeluk erti sepi ini
penaku pun menjadi duri
mencari kekuatan simfoni
sekali ini

.
Angah Arie
Diari Biru, Seremban N9
23032012 22:00

Monday, 19 March 2012

Badai

Angkasa penuh dengan cerita
semakin kulihat wajah birunya
dari kaki langit hingga ke teratak bumi
dari seluas lautan 
kini telah melandai dataran, aduhai
semakin aduhai ...
beginikah sudahnya
musnah kota
lenyap desa
meninggalkan hanya tanda tanya
dan pengajaran yang masih tertangguh
sedang ...
ada jejak yang telah hilang
ada rencam rasa yang kian datang
ada takut yang kian menjulang
ada harapan yang bergelimpang
namun
masih sedikit yang ambil iktibar
masih ramai yang tidak sedar
akan Kekuasaan.

Lautanpun sudah semakin marah.

.
Angah Arie 
Delusani, Seremban N9
18032012 05:40