Thursday, 24 May 2012

Lakaran Hidup

Perjalananku masih jauh dalam menungkik erti kehidupan.

Sekuntum bunga dipetik angin
lalu gugur berserakan 
kering dan kelayuan
masih ada yang tertinggal
berpaut di ranting redup
memeluk erti setia dan jujur
memikul berat empati hidup
menunggu putik menjadi mekar.

Musim mulai berubah
ada lagi yang tersimpan
di hati insan penuh keluhan 
mentari menghilang
hujan dan ribut mendatang 
namun sesudahnya
Tuhan tetap hadiahkan pelangi.

Ibarat perahu kecil di tengah lautan
hilang pendayung, hilanglah panduan
sebesar manapun impian di hadapan
laksana sekecil batu kerikil di tatapan
namun angin tetap membawa harapan.

Lakaran pengertian perlu penghayatan
dan hidup...
dan hidup harus diteruskan.

No comments:

Post a Comment