Friday, 28 September 2012

Layang Layang

Alir setia masih
dari mata seorang hawa, pun
alir setia itu masih
dalam diri seorang aku.
Keliru.
Melayang.

Kembara di atas awan
membeli jiwa angin
melakar getir kehidupan
perjalanan dan ketentuan.

Akuku terbang
semakin jauh.

Dan kau si penetrasi rindu
usah keliru, bermain benangmu.

.
Angah Arie 
Delusani, Seremban 
280912 23:10

No comments:

Post a Comment