Saturday, 8 June 2013


DUHAI PENGGONCANG RAGA



Warna senja tumbuh di atas kepala
remang malam selimuti hati
aroma impi terusan kuasai
akumu pandanglah aku nan sunyi ini.

Duhai penggoncang raga
dari jauh aku tanya, khabarkanlah padaku
senda apa yang aku layari
luka apa yang abadi
selain sepi beradabku ini?

Duhai penggoncang raga
seorang aku nan payah dimengerti
terbuang hanyut bersama menantiku yang setia
hanya ilahi nan sudi mendengar bisik nurani
hati ... Tabahlah hati.

Duhai ...
Akukah membilang bilah di celah salah
begitu payah kasihmu menyinggah.


.
Angah Arie
Seremban  080613  20:20



No comments:

Post a Comment